12 Oktober 2008

Analisa Keputusan

LINGKUP KEPUTUSAN

Diskripsi

Dalam setiap pengambilan keputusan, pada umumnya pengambil keputusan di hadapkan pada adanya batas yang tidak terhubung antara harapan dan kenyataaan.

Yang pertama : harapan (Intuisi) dinyatakan dalam bentuk keputusan yang di di pilih dan sepenuhnya berada dalam lingkup pengendalian pengambil keputusan.

yang kedua : Logika (kenyataan) dinyatakan dalam bentuk hasil yang diperoleh dan sepenuhnya berada di luar kemampuan pengambil keputusan untuk mengendalikannya.

Jenis Keputusan

Secara umum, pengambilan keputusan dibedakan menjadi 2 macam :

  1. Pengambilan keputusan berdasarkan Intuisi, akan mengambil keputusan yang Intuitip. Pengambilan keputusan didasarkan karena tidak adanya faktor tanggung jawab terhadap keputusan yang kita ambil.
  2. Pengambilan keputusan berdasarkan Logika, akan menghasilkan keputusan yang Logis. Pengambilan keputusan di dasarkan karena adanya faktor tanggung jawab terhadap keputusan yang kita ambil (pertanggung jawaban).

Keputusan Vs Hasil

Menilai suatu keputusan tidak bisa didasarkan pada hasil dari keputusan tersebut, karena hasil yang diperoleh dari suatu pengambilan keputusan berada di luar pengambil keputusan untuk mengendalikannya.

Suatu keputusan dikatakan sebagai keputusan yang terbaik jika mampu memutuskan atau memilih pilihn terbaik yang akan dapat memberikan kesempatan (chance) /peluang terbesar untuk memperoleh hasil yang di inginkan.

Analisa Keputusan

Analisa keputusan akan sangat bermanfaat dalam mengahadapi masalah-masalah yang bersifat ;

Þ Unik,

Þ Tidak pasti,

Þ Jangka panjang, dan

Þ Kompleks.

SIKLUS ANALISA KEPUTUSAN



Siklus Analisa Keputusan meliputi tiga tahpan utama, yaitu :

  • Tahap Deterministik
  • Tahap Probabilistik
  • tahap Informasional

Tahap Deterministik

Dalam tahap deterministik, variabel-variabel yang mempengaruhi keputusan didefinisikan dan saling di hubungkan, dilakukan penetapan nilai. Selanjutnya tingkat kepentingan variabel diukur tanpa terlebih dahulu memperhatikan unsur ketidak pastian.

Tahap Probabilistik

Dalam tahap probabilistik, dilakukan penetapan besarnya ketidakpastian yang melingkupi variabel-variabel yang penting dan dinyatakan dalam suatu nilai. Juga dilakukan penetapn preferensi atas resiko.

Nilai suatu ketidakpastian yaitu antara 0 – 1, dan nilai ketidakpastian mencapai puncaknya pada nilai 0,5.

Tahap Informasional

Dalam tahap Informasional, dilakukan peninjauan ulang terhadap dua tahapan sebelumnya guna menentukan nilai ekonomisnya bila ingin mengurangi tingkat ketidakpstian dari suatu variabel yang dirasakan penting. Dengan kata lain, dalam tahapan ini ditentukan apakah masih diperlukan informasi tambahan untuk dapat mengurangi tingkat ketidakpastian dari suatu varibel yang dirasakan penting.

Bila biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh informasi tambahan ternyata lebih besar dibandingkan dengan nilai(manfaat) dari informsi tambahan tersebut, maka sebaiknya tidak perlu mencari informsi tambahan, sehingga hasil yang diperoleh dari proses pertamalah yang ditindak lanjuti.

Namun bila biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh informasi tambahan ternyata lebih kecil dibandingkan dengan niali (manfaat) dari informasi tambahan tersebut, yang berarti manfaat dari informasi tambahan tersebut lebih bear di bandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya, maka sebaiknya informasi tambahan tersebut perlu dicari. Dalam hal ini, informasi baru yang diperoleh mungkin saja akan mengubah model dan nilai kemungkinan untuk variabel-variabel yang penting, yang mana hal ini akn mengakibatkan ketiga tahapan tersebut harus di ulang kembali.

0 komentar: